Pengertian Hukum Syari’at

Standar

Yang dimaksud hukum syari’at menurut para ulama adlah sepernagkat aturan yang berasal dari pembuat syari’at (Allah SWT) yang berhubungan dengan perbuatan manusia, yang menuntut agar dilakukan suatu perintah atau ditinggalkan suatu larangan atau yang memberikan pilihan antara mengerjakan atau meninggalkan. AS. Al-‘Ankabut:45.

Artinya= 45.  Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Ayat Tersebut berisi tuntunan dari Allah agar shalat itu dikerjakan, maka hal tersebut kemudian disebut dengan hukum syariat. dan masih banyak contoh yang lain.

Macam-Macam Hukum Syari’at

Secara garis besar Hukum Islam terbagi menjadi Lima macam:

Pertama, Wajib; yang disebut wajib adalah suatu perbuatan apabila dikerjakan oleh seseorang, maka orang yang mengerjakan akan mendapat pahala dan apabila perbuatan itu ditinggalkan maka akan mendapat siksa.

Suatu pernyataan dalam ayat Al-qur’an atau hadits dapat dikatakan mengandung hukum wajib apabila dalam pernyataan tersebut mengandung beberapa petunjuk, antara lain:

1. Secara tegas mengandung kata-kata yang menunjukkan keharusan untuk dikerjakan. Misalnya Firman Allah dalam Surat Al-Baqarah:2: 183.

Artinya=183.  Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s