HAM Dalam ISLAM

Standar

Karena tingginya penghormatan Islam terhadap nilai-nilai kemanusiaan, maka hak-hak dasar manusia yang suci dilindungi oleh islam. hak-hak itu meliputi:

1. Hak hidup

Hak Hidup adalah hak dasar manusia yang harus dilindungi. ia merupakan anugerah yang diberikan oleh Allah kepada Manusia. tidak ada yang berhak mencabut hak tersebut kecuali Allah yang memberinya. Karena itu usah-usaha yang bisa mencabut hidup seseorang merupakan pelanggaran. untuk melindungi hak tersebut, Allah berfirman: QS.  Al-Maai’dah : 32.

Artinya : 32.  Oleh Karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan Karena orang itu (membunuh) orang lain[411], atau bukan Karena membuat kerusakan dimuka bumi, Maka seakan-akan dia Telah membunuh manusia seluruhnya[412]. dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, Maka seolah-olah dia Telah memelihara kehidupan manusia semuanya. dan Sesungguhnya Telah datang kepada mereka rasul-rasul kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, Kemudian banyak diantara mereka sesudah itu[413] sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

QS. Al-Israa’:33

Artinya :33.  Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar[853]. dan barangsiapa dibunuh secara zalim, Maka Sesungguhnya kami Telah memberi kekuasaan[854] kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.

Rasulullah bersabda: ” awal perbuatan yang dihukum antara manusia di hari kiamat adalah soal darah.” (HR Bukhari Muslim)

Piagam Madinah Ayat 19 menegaskan ” Seorang muslim dalam rangka menegakkan agama Allah menadikan pelindung bagi Muslim yang lain di saat menghadapi hal-hal yang mengancam keselamatan jiwanya.”

2. Hak Milik

Islam melindungi harta yang dimiliki baik secara individu maupun kolektif. Setiap usaha pengambilan kepemilikian secara tidak sama merupakan bentuk pelanggaran. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 188, allah berfirman:

Artinya : 188.  Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu Mengetahui.

Rasulullah Bersabda: “telah diharamkan harta-harta kalian dan darah-darah kalian.”

3. Hak Kehormatan

Manusia adalah makhluk mulia. secara fisik ia harus dihormati dan dihargai. Setiap tindakan yang menurunkan harkat dan martabatnya adalah bentuk pelanggaran. Allah melarang manusia menghina, mencela dan mencaci maki yang akan mencederai kehormatannya. Demikian pula Allah melarang manusia membuka aib dan keburukan yang lain. Allah Berfirman, dalam surat Al-Hujuraat: 11-12.

Artinya :11.  Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri[1409] dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman[1410] dan barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.

12.  Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), Karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Sebaliknya manusia harus saling menghormati dan menghargai. islam menegaskan bahwa orang yang memiliki jasa bagi kemaslahatan berhak mendapat kehormatan. Karena itu, orang yang berilmu dan senantiasa berbuat kebaikan mendapat kedudukan tinggi dalam Islam.

4. Hak Persamaan

Manusia dalam Islam dipandang sama. Manusia dilahirkan menurut fitrahnya sesuai dengan keputusan Allah. disisi Allah, manusia tidak dilihat dari ras, gender, kulit, kebangsaan, dan lain-lain. melainkan dari ketakwaannya/ allah berfirman dalam surat Al-Hujuraat : 13.

Artinya :13.  Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.

Dalam Hadits rasulullah SAW Bersabda : ” tidak ada keutamaan bagi bangsa Arab dan Bukan Arab dan tidak juga orang kulit putih atas orang kulit hitam kecuali dengan takwanya.”

Karena semua manusia sama, maka selayaknya sesama manusia harus selalu menghormati. Islam menegaskan kemuliaan, martabat dan kebebasan manusia. Dalam Surat Al-Israa’ ayat 70, Allah berfirman:

Artinya :70.  Dan Sesungguhnya Telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkut mereka di daratan dan di lautan[862], kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang Sempurna atas kebanyakan makhluk yang Telah kami ciptakan.

Artinya :195.  Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain[259]. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, Pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan Pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik.”

5. Hak Kebebasan

Islam menyatakan bahwa setiap manusia lahir dalam kondisi fitrah atau suci. Karena itu, menusia memiliki kebebasan yang disesuaikan dengan prinsip keadilan, dll. segala sesuatu yang bersifat membatasi dan mengingkari fitrah ini lahir dari luar dan bukan dari bawaannya. salah satu bentuk pengingkaran terhadap kebebasan adalah perbudakan. Perbudakan dalam budaya telah menempatkan manusia tak ubahnya dengan binatang bahkan lebih buruk karena manusia tidak memiliki hak dan pilihan untuk menentukan hidupnya. ditengah budaya perbudakan bangsa arab itu, Islam datang untuk menghancurkannya dan mengembalikan manusia ke fitrahnya yang sejati, sebagai manusia yang bebas untuk menentukan hidupnya sendiri.

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s