Syarat Tumbuh Bawang Merah

Standar

Beberapa syarat tumbuh bawang merah :
1.     Tanah lempung berpasir atau berdebu , tanah alluvial atau latosol berpasir  dengan struktur bergumpal
2.      Tanah banyak mengandung bahan organik dan subur
3.      Drainase baik dan PH tanah netral antara 5,5 s/d 6,5
4.      Suhu udara baik antara 25oC – 32oC, kelembapan rendah, hari panjang (lama penyinaran >12 jam)

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah :
1.      Bibit
Terdapat beberapa macam varietas bawang merah diantaranya adalah : Thailand, Philip dan bauji, dll.
2.      Mutu bibit

Bibit yang bermutu adalah bibit yang seragam, murni dan sehat, berikut cirri-ciri bibit yang baik :

a.      Masa dormanse yang tepat
b.      Bila ditekan terasa keras/tidak gembos
c.      Bakal tunas tidak rusak
d.      Batang sejati tidak rusak
e.      Tidak terserang penyakit
f.       Tidak membawa penyakit
g.      Berasal dari tanaman sehat
h.      Pertumbuhan serempak.

3.      Lama penyimpanan bibit bawang merah

Lama penyimpanan bibit bawang merah adalah waktu yang diperlukan untuk menyimpan benih sampai bibit siap tanam atau masa dormanse,menurut Wibowo (1987), bibit bawang merah yang baik adalah pada penyimpanan 4 – 8 bulan dan jika sudah dicirikan : bila bibit dibelah sudah tumbuh tunah yang berwarna hijau yang panjangnya setengah panjang umbi.

4.      Penggunaan Pupuk

Penggunaan pupuk pada tanaman adalah sebagai upaya penambahan unsure hara tanah/bahan makanan bagi tanaman, sehingga tanaman terpenuhi kebutuhan makannya dan pada akhirnya dapat berproduksi maksimal.  Terdapat beberapa macam pupuk diantaranya adalah : pupuk anorganik, pupuk organik dan pupuk hayati.

Pupuk anorganik adalah pupuk yang berasal dari sintesa kimiawi yang pada umumnya merupakan pupuk tunggal, contoh Urea, ZA, Superphost, KCl  dll

Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari limbah organik, baik limbah ternak maupun limbah pertanian. Keuntungan penggunaan pupuk organik adalah dapat penambah unsure hara, kandungan unsure hara lebih lengkap (hara makro dan mikro), dapat memperbaiki struktur dan tekstur tanah/tanah menjadi gembur dan meningkatkan daya ikat air

Pupuk hayati adalah merupakan pemanfaatan bikroba yang bermanfaat bagi tanaman, dengan penggunaan mikroba tersebut akan dapat membantu tanaman dalam menyerap unsure hara yang berasal dari tanah dan udara serta akan menetralisir sisa metabolisme akar, sehingga tanaman menjadi lebih sehat dan pertumbuhan menjadi optimal (contoh adalah penggunaan PGPR)

5.      Pengendalian organisme Pengganggu Tanaman (OPT)

Hama dan penyakit  adalah sangat berperan dalam keberhasilan budidaya bawang merah, dan sering merupakan faktor utama turunnya produksi, bahkan pada tingkat tertentu dapat menjadikan gagal panen, untuk akan dilakukan pembahasan khusus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s